Archive

Archive for the ‘Knowledge Share’ Category

Your Learning Style

February 27, 2009 1 comment

Back from long hiatus. . .

So, apa pula itu learning style? . . . .  Kurang lebih pendekatan atau metode seseorang untuk belajar agar orang tersebut dapat belajar dengan cara yang paling optimal.

Salah satu jenis pengelompokan learning style yaitu VAK yaitu singkatan dari Visual, Auditory, dan Kinestethic yang membang membagi cara belajar menjadi tiga jenis itu, mungkin beberapa dari ente2 pade pernah denger. Sebenernya VAK ada dibagi2 lagi menjadi Visual Internal, Visual External, Auditory External, dan begitulah, but I’m to lazy to explain that far, selaen itu gw juga emang gak ngerti, klo mau lebih jelas tanya aje ama psikolog, I’m not a psychologist, a psyco maybe. . . but not a psychologist. . .

Jadi, apakah itu Visual, Auditory, Maupun Kinestethic. . .

Read more…

Samurai Sword

January 30, 2008 5 comments

Yak, kelas hari ini kita akan membahas tentang samurai, ato yg di Jepang sono disebut nihontō (Japanese sword). nihontō sendiri banyak jenisnya, dibagi2 berdasarkan ukuran dan fungsinya.

Pedang samurai yg biasa kita kenal itu masuk ke kategori katana, yaitu pedang satu sisi, berukuran sedang, en sedikit melengkung. . . ya yang sering kita lihat di film2 lah. Panjang nihonto diukur dengan satuan shaku dimana satu shakuitu sekitar 30 cm, beberapa jenis nihonto dikelompokan berdasarkan panjang:

  • Tanto
    Panjang sekitar 25 cm, masuk kategori pisau, penggunaannya biasanya untuk nusuk. Cewe2 Jepang jaman dulu juga kadang2 membawa tanto di balik obi (ikat pinggang kimono) untuk self defence
  • Wakizashi
    Panjang antara 30-60 cm, para samurai biasa menggunakannya sebagai secondary weapon
  • Kodachi
    Lebih panjang dari wakizashi, tetapi lebih pendek dari katana. Biasa digunakan sebagai perisai dalam hand – to – hand combat (mirip fighting stylenya Aoshi dari Rurouni Kenshin), karena tidak sepanjang katana (kurang dari 2 shaku) maka tidak menyalahi aturan membawa pedang di zaman Edo sehingga boleh dibawa oleh orang biasa (dulu cuma samurai yg boleh bawa pedang). Pedangnya lebih melengkung dari wakizashi.
  • Katana
    Pedang umum, panjang antara 70-80 cm, single-edge, melengkung. Dibawa oleh kaum samurai merepresentasikan status sosialnya. Biasanya dibawa berpasangan dengan wakizashi atau tanto yang digunakan untuk close-quarter combat dimana katana digunakan untuk open-quarter combat.
  • Tsurugi
    Kelompok pedang2 broadsword (double-edge, lurus), biasanya bentuknya seperti pedang2 Cina
  • Chokuto
    Sama seperti katana, hanya saja tidak melengkung tetapi lurus. Ditemukan sebelum jaman Heian sebelum orang Jepang menemukan teknik melengkungkan pedang (yg ternyata unik caranya) . Karena pedangnya lurus sulit digunakan dan jarang dipakai dalam pertempuran. Setelah ditemukannya katana, chokuto masih tetap diproduksi tetapi kebanyakan berfungsi sebagai ceremonial sword.
  • Ninja-to
    Dipakai oleh para Ninja lebih pendek, lebih tipis, dan tidak semelengkung katana agar mudah disembunyikan (Ninja gitu loh)
  • Nodachi & Odachi
    Panjang lebih dari 80 cm. Digunakan untuk melawan pasukan barkuda (motong kuda ama penunggangnya sekaligus). Karena bikin pedang panjnag susah, pedang kategori ini langka beet.
  • Nagamaki
    Panjang belati kurang lebih sama seperti katana, tetapi panjang gagang hampir sama panjang dengan belatinya.
  • Naginata
    Tombak dengan mata tombak seperti belati katana. Biasa digunakan oleh wanita.
  • Yari
    Tombak dengan mata tombak lurus.

Masuk ke pembuatan nihonto, ternyata cara pembuatan yg tradisional rumit banget loh, gak cuma asal manasin besi, tang-teng-tong trus jadi. Disono itu makenya baja kualitas tinggi, lupa namanya apa, yg pertama kali dipanasin non-stop selama 3 hari, wew. . . Trus sempe disitukah kerumitannya? kagak, ternyata nihonto itu dalemnya 3 lapis, lapisan luar yg super keras, lapisan tengah yg agak keras, dan lapisan dalem soft, sehingga menghasilkan pedang yg tajam, kuat, tetapi juga lentur sehingga tidak mudah bengkok. Proses penempaannya tiga jenis baja tersebut ditumpuk, ditempa, trus dilipet. (lucu jugak)

Nah ternyata juga, awalnya nihonto itu gak melengkung, tapi lurus, nah ternyata cara ngelengkunginnya unik banget. Tau kan pola mirip2 gelombang yg ada di mata pedang nihonto, nah disitu kuncinya. Pada proses pelengkungan, awalnya bagian mata pedang diolesi dengan arang klo gak salah, yg nyebabin panas tersimpan lebih lama. Nah setelah pengolesan, pedang dipanaskan lagi, trus pedang didinginkan secara cepat dengan cara dicelupkan ke air. Nah karena dioleskan dengan arang, bagian mata pedang akan dingin lebih lama, sedangkan bagian tumpulnya akan dingin lebih cepat sehingga akan menyusut lebih dulu yg mengakibatkan pedang akan melengkung ke arah bagian tumpul (pokoknya inget aja pelajaran fisika SMP dulu tentang rel kereta)

/me terinspirasi buat bikin ni tulisan abis nonton weapon master. . .

Categories: Knowledge Share Tags: , , , ,

Sadako Sasaki

January 7, 2008 4 comments

No. . .no. . . Sadako yg ini, selain sama2 dari Jepang en sama2 bernasib tragis, kagak ada hubungannya ama hantu tukang servis sumur dari The Ring.

Sadako Sasaki, lahir 7 Januari 1943 adalah bocah yg tinggal di Hiroshima, Jepang. Nah seperti yg kita tau (ato yg gak tau karena males belajar sejarah pas SMA dulu) taun 1945 kota Hiroshima dan Nagasaki di Bom atom ama Amrik (bingung jugak mau ngutuk apa kagak, soalnya karena pemboman itulah Indonesia bisa merdeka – -;). Sadako Sasaki yg waktu itu sedang brada di rumahnya yg jaraknya hanya 1 mill dari tempat jatohnya bom, sudah pasti terkena imbasnya, beliau selamat dari ledakan bom, tetapi dapet oleh2 radiasi.

Read more…